cara berhubungan badan secara islami

Cara Berhubungan Badan Ala Nabi Untuk Pengantin Lawas

Assalamualaikaum wr wb. Beberapa waktu yang lalu, Saya telah berbagi kepada Anda mengenai etika dan tata cara berhubungan badan untuk pengantin baru secara islami. Nah, pada kesempatan ini, Saya, Mami Vena, akan berbagi pengetahuan etika berhubungan badan untuk Anda yang bukan lagi pengantin baru.

Khusus untuk pengantin lama, atau Anda yang sudah berumah tangga cukup lama. Alangkah lebih baiknya, setiap kali akan berhubungan badan membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah. Doa yang Saya maksud sebagai berikut:

 

Bismillah, Allohumma janibnal syaithona, wa janibnal syaithona ma rozaqtana

 

Yang artinya:

 

Dengan nama Mu ya Allah, jauhkan kami dari setan, dan jauhkanlah setan dari apa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami.

 

Setelah selesai berdoa, langkah selanjutnya yaitu, mencumbu, mencium, dan memberi rangsangan kepada istri. Jika Anda dan pasangan sudah sama-sama siap, mulailah bersanggama atau berhubungan badan.

 

Sebagian pria yang sudah berumur mudah mencapai orgasme dengan kata lain, mudah mengalami ejakulasi dini. Kalau kondisinya seperti itu, ketika sudah orgasme, saya sarankan jangan terburu-buru mencabut penis atau zakar.

 

Dalam hadis riwayat Anas, Nabi bersabda, “Jika kalian menyetubuhi istri bersedekah lah; jika kalian sudah orgasme tapi istri belum maka jangan buru-buru mencabut dzakar)sampai istri juga mencapai orgasme.  Mencabut penis sebelum isrri orgasme bisa membuatnya kecewa..

 

Seperti yang Saya katakana tadi, pria yang gampang orgasme berarti menderita ejakulasi dini. Penyakit ini bisa diobati.

 

Ada beberapa spekulasi tentang penyebab suami mengalami ejakulasi dini. Ada yang berpendapat, bahwa itu terjadi lantaran pihak istri lamban merespons rangsangan suami.

 

Referensi keislaman belum menemukan solusi masalah ini secara ilmiah. Tapi, tak ada salahnya menyimak kiat dari Sayid Murtadlo Al Husaini, Al Zubaidi, dalam kitabnya beliau mengungkapkan:

 

“Jika suami sering mengalami ejakulasi dini, sedangkan istri sulit orgasme maka sebelum melakukan penetrasi suami harus lcbih lama mcmberi rangsangan. Beri dekapan, kecupan di bibir dan seputar leher, meremas dan menjilati payudara. mengulum putingnya, meremas pantat, mengecup bagian atas punggung, dan kedua sisinya.

 

Jika istri tampak terangsang dan mendesah, lalu sentuh dengan lembut bagian klitoris dengan kepala penis. Teruslah lakukan itu. jangan dulu terburu-buru melakukan penetrasi. Apabila tubuh istri sudah terangsang, air mukanya berubah, wajahnya memucat dan dekapannya semakin erat, Lakukanlah penetrasi perlahan-lahan sampai mencapai orgasme.

Gerakkan dengan kuat, tetapi penis jangan sampai keluar. Dengan cara itu, biasanya wanita yang biasanya lamban akan bisa mencapai orgasm.

 

Ada etika umum yang patut dipegang teguh oleh pasangan suami-istri, baik yang baru maupun yang sudah lama menikah.

 

Setiap pasangan mesti sadar bahwa rintihan atau dengusan jangan sampai terdengar oleh orang lain. Tidak boleh telanjang bugil. Tutuplah tubuh dengan selimut. Masing-masiing pihak haruslah berupaya mencapai orgasme bersama. Jika ingin bersetubuh kembali dianjurkan untuk berwudhu dahulu.

 

Dan tidak kalah penting, segal aurusan ranjang haruslah disimpan rapat-rapat. Jangan diumbar pada orang lain.

Terkait urusan wudhu sebelum senggama tambahan. Rasulullah bersabda, “Jika kalian bersenggama lalu ingin mengulangi kembali. dianjurkan berwudu layaknya hendak shalat.… Dalam riwayat Ibnu Hibban dan al-Hakim ada tambahan, “Wudhu itu bisa menambah gairah untuk melakukan persetubuhan kembali.

 

Dengan kata lain, wudhu bisa membang kitkan gairah untuk melakukan persetubuhan babak tambahan.

 

Semoga apa yang Saya sampaikan bisa menambah wawasan Anda.

 

Wassalamulaikum wr wb.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Chat Via Whatsapp